Saturday, November 24, 2007

Belum Tiba Sudah Rindu

Ke sini, Nak! Di bawah pohon ada benang yang mengikat pikiran milik ibu. Maafkan Ibu yang seringkali melayang melupakanmu. Ibu belum tahu bagaimana cara membawamu terbang, bertamasya ke pinggir hutan.

Suatu hari nanti, Nak, kita berdua akan bertengkar tentang jalan mana yang paling cepat menuju rumah kayu tempat ibu menyimpan rahasia.

Cepatlah datang, Nak! Sebelum melihatmu, Ibu sudah merindukanmu.

0 comments:

Blogger templates made by AllBlogTools.com

Back to TOP