Tuesday, February 19, 2008

Speak Out

Yeah my friend, i’m scared to death. The whole pregnancy things; the pain, the nauseous, the stretch mark, the fat, the varices, and most of all, THE DELIVERY! And after that; change the diapers, nursery, waking up in the middle of the night, the cry of the baby, the demanding of people around me, the demanding of the husband. AARRGGHHH!

Semua orang bilang, ngga ada gunanya dipikirin toh mau ngga mau harus dilewatin juga. I know that! Tapi memangnya ngga boleh curhat apa? Kenapa perempuan hamil mendadak harus menjadi suci? Tidak boleh bicara sembarangan, tidak boleh berpikir sembarangan, tidak boleh makan sembarangan, tidak boleh marah, tidak boleh kesel, tidak boleh nangis.

Perempuan yang jadi sakit, mual, gendut, kaki bengkak, naik turun emosi lalu dituntut untuk tutup mulut? Ngga boleh curhat, ngga boleh mengungkapkan kejujuran paling liar sekalipun? Kejam. Kalian sungguh kejam! Damn my society!

So now, let me speak out. I’m scared to death! Sometimes i even think about what if i never had this baby. What if the night when his sperm and my egg met never happened. What if i woke up in the morning i found my belly is flat and my stretch mark is gone.

Yes, darling. This is me, i dont wanna be a holy woman. But, by God’s blessing, i will try hard to be a good mother, with all my fears and complains.

Thursday, February 7, 2008

Huhuhu...

Berat badanku 72 kg! Tuhan…pantesan eungap wae. Tekanan darah 90/70. Rendah amat, ya. Perasaan ngga ada keluhan apa-apa, ngga pusing, ngga mual. Bener ngga sih dia meriksanya? Mencurigakan.

Kesel sama bidan-bidan di puskesmas, masa mau minta rujukan askes aja susah banget. Mana kata-katanya ngga enak didenger. Gw senyum-senyum kaya orang gila padahal di hati udah empet banget. Salah satu yang bikin dongkol, dia bilang sekarang askes susah bu, dulu mah gampang. Askes udah bangkrut!

What d hell?! Kalau memang Askes bangkrut, kenapa uang gaji lumba-lumba tetep dipotong? Larinya kemana dong?

Teuing ah. Setelah dongkol, trus ikut pengajian malah disuruh sabar. Haduh..ya sutralah.

Asik euy, udah jadi member zoe corner. Dari dulu kepengen baru kesampaian. Jadi sekarang bisa baca buku-buku yang ga pengen gw punya tapi pengen dibaca.

Btw, gw bingung nih, pengen resensi film tapi banyak yang udah lupa alur ceritanya. Padahal banyak banget film yang ingin gw bagi resensinya. Masa harus nonton satu-satu lagi, secara ada 100-an judul gitu loh.

Sunday, January 27, 2008

Ngidam Misro

Dari kemarin pengen banget misro. Itu loh, yang dibikin dari singkong, diisi sama gula merah, terus digoreng. Sampe rasanya rasa manis misro samar merasuki hidungku bersama hembusan angin hujan di sore hari *taelaaaah*.

Hari ini ngubek-ngubek Gasibu juga ga nemu. Emang sih, selama tinggal di Bandung, aku belum pernah nemu yang jualan misro *keluh*.

Kalau udah mau 7 bulan masih disebut ngidam ngga, ya? Tapi, dipikir-pikir ngidamku sebetulnya ngga aneh-aneh: cuma lontong isi oncom yang rasanya kaya di depok, mie ayam kampung yang rasanya kaya di depok, dan duren yang dibeliin bapakku yang tinggal di depok. Soalnya rasa oncomnya beda, mie ayam di sini rasanya canggih teuing, dan duren ngga ada yang seenak pilihan bapakku, secara dulu dia tukang duren (halah, "secara"!)

Anyway, pak Harto meninggal juga, ya. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga diluaskan kuburnya. 


Thursday, January 10, 2008

Tak Tahu Diri


Emak macam apa gw ini, dalam sebulan naek 4 kilo sementara anaknya cuma 5 ons. Ckckckck...

Disuruh diet cemilan sama kerupuk deh. Nasib, nasib. Padahal makan tanpa kerupuk bagai nonton film tanpa Johnny Depp *keluh*.

Selamat tahun baru Hijriyah, ngomong-ngomong.

Blogger templates made by AllBlogTools.com

Back to TOP